Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armian dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan prioritas utama yang membutuhkan kerja sama lintas sektor dan berbasis data. “Percepatan penurunan stunting menjadi komitmen serius pemerintah daerah. Pentingnya kolaborasi kerja lintas sektor dan berbasis data dalam menuntaskan tantangan ini sejalan dengan target nasional prevalensi stunting sebesar 18 persen pada tahun 2025. Ke depan, keberhasilan program seperti Kampung Keluarga Berkualitas akan sangat bergantung pada konsistensi data dan keselarasan gerak semua pihak,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim juga memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan teknologi dalam mendukung efektivitas program Bangga Kencana. “Saya menilai kehadiran aplikasi Titanium mampu menjawab kebutuhan pencatatan dan pelaporan di lapangan. Dengan data yang tersaji secara real-time dan terstandar, daerah dapat menyusun strategi yang lebih presisi. Ini sangat membantu bila diterapkan secara luas di 23 kabupaten/kota di Aceh,” katanya.

