IPOL.ID – Nada optimistis terhadap perekonomian tanah air pada 2026 digelorakan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Presiden terpilih yang diusung koalisi besar pada pilpres lalu itu pun menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2026 lebih tinggi ketimbang target yang dimuat dalam APBN 2025, yakni sebesar 5,2 persen.
Untuk tingkat pengangguran, pada 2026 ditargetkan turun menjadi 4,44 persen hingga 4,96 persen.
“Kita targetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 mencapai 5,4 persen,” ujar Presiden Prabowo, Jumat (15/8/2025).
Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dapat dicapai dengan pengelolaan fiskal yang sehat, transformasi ekonomi yang efektif, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Asumsi makro ekonomi pada 2026, didesain dengan inflasi sebesar 2,5 persen atau sama seperti 2025,” katanya.
Tidak hanya itu, diharapkan suku bunga SBN sebesar 6,9 persen atau sedikit lebih rendah dibanding pada 2025, sebesar 7 persen .
“Pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah pada 2026 senilai Rp 16.500 per dolar AS,” paparnya. (Sofian Ismanto)
