“Mereka meninggalkan perang, dan di sana tenang, tetapi perang menjebak mereka di sana,” kata Natalia, mengutip CNN, Selasa (12/8/2025).
Sviatoslav menambahkan: “Menerima hal itu sebagai manusia itu mustahil. Mustahil juga menerima kehilangan anak-anak.” (ahmad)
