Hingga kini, penyidik Sat Reskrim Polresta Bengkulu masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap lebih detil latar belakang dan kondisi kejiwaan NR.
Kapolsek Gading Cempaka, AKP Jery Antonius Nainggolan menjelaskan kronologi peristiwa yakni sang ibu sedang sujud salat, NR lalu memukul kepala korban dengan ulekan.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menusuk korban dengan pisau dapur sebanyak tiga kali, tepatnya di bagian dada dan leher.
“Setelah membunuh, pelaku keluar rumah dan meminta warga menjaga dua adiknya. Ia juga langsung mengaku baru saja membunuh ibunya,” kata Jery.
Mendapat laporan warga, petugas Polsek Gading Cempaka bersama Tim Resmob Polresta Bengkulu segera menuju lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Jenazah korban sempat divisum di rumah sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Vinolla)

