Menurutnya, pergantian ini murni merupakan bagian dari mekanisme rotasi internal.
Komisi III DPR selama ini mengurusi bidang hukum, hak asasi manusia, serta keamanan, dengan Polri sebagai salah satu mitra kerjanya. Sahroni sendiri kerap jadi sorotan karena komentarnya mengenai aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil.
Sebelumnya, Sahroni menjadi sorotan setelah komentarnya yang keras terhadap para pedemo, terutama yang di bawah umur.
Dalam salah satu pernyataannya, ia mendukung langkah kepolisian menindak tegas demonstran yang bertindak anarkis, termasuk mereka yang masih di bawah umur. Dia menyebutnya sebagai orang-orang brengsek.
“Saya dukung Polda Metro menangkap mereka-mereka yang anarkis, sekalipun di bawah umur. Itu bayangin, di bawah umur aja begitu brengseknya bersikap. Ini enggak bisa dibiarkan. Saya dukung Kapolda Metro dan jajaran menangkap mereka-mereka yang anarkis,” ucapnya, Selasa (26/8). (far)
