“Kita ini pejabat publik. Banyak kegiatan bantuan dan empati kepada masyarakat, hanya saja tidak semua perlu dipublikasikan. Ada yang suka tampilkan, ada juga yang memilih diam. Prinsipnya, uang yang diterima anggota DPR juga kembali ke masyarakat,” terangnya.
Wakil Ketua Komisi III DPR ini mengakui bahwa persepsi negatif dari masyarakat tidak bisa dihindari. Namun, ia berharap publik dapat memahami kebijakan pemberian tunjangan rumah ini justru merupakan langkah yang lebih efisien dan meringankan beban anggaran negara. (far)
