Menurut Munjirin, manfaatnya selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas.
”Dari warga kami tampung, lalu akan disalurkan kembali ke warga. Manfaatnya, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Munjirin menjelaskan, pemanfaatan biogas dari septic tank komunal ini dinilai mampu mengurangi polusi udara yang biasanya dihasilkan dari pembuangan konvensional. Program ini juga mendukung pengembangan energi terbarukan.
“Kotoran manusia, seperti yang sudah dimanfaatkan di negara-negara maju, adalah potensi energi yang tidak akan habis. Harus bisa dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai kehidupan higienis,” imbuhnya.
Hasil peninjauan di tiga lokasi tersebut, masyarakat terlihat antusias dan mendukung penuh program pemanfaatan biogas ini. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap kehadiran fasilitas septic tank komunal berbasis biogas tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi berkelanjutan bagi warga.
