“Hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi, terutama pada sore, malam hingga dini hari,” jelasnya.
Hartanto menambahkan, bahwa kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah dampak, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga penurunan jarak pandang yang membahayakan pengguna jalan.
“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengendara kendaraan bermotor, untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan genangan, pohon tumbang, atau penurunan jarak pandang,” tegasnya.
BMKG juga meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi serta menghindari berada di area terbuka atau di bawah pohon saat hujan lebat disertai petir. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan diharapkan dapat meminimalkan risiko bencana akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi.
Dengan peringatan dini ini, diharapkan masyarakat Tangsel dapat lebih siap dalam menghadapi potensi gangguan cuaca serta menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar selama periode rawan tersebut. (bam)

