Kepemimpinan JEC di bidang kesehatan mata Indonesia telah teruji dan terbuktikan dari pengalaman panjangnya. Selama lebih dari empat dekade, JEC telah menjalankan lebih dari 250.000 tindakan operasi katarak bagi pasien-pasiennya. Untuk kelainan refraksi mata minus dan silinder, JEC telah melaksanakan lebih dari 150.000 tindakan penanganan berbasis LASIK dan SMILE. JEC jugalah pionir yang menghadirkan kedua teknologi tersebut di Indonesia. Dari sisi jangkauan layanan, jaringan luas JEC Eye Hospitals and Clinics terdiri atas 5 rumah sakit mata dan 11 klinik utama mata, serta telah tersebar di 13 kota di 7 provinsi – meliputi area Daerah Khusus Jakarta, Depok, Bekasi, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Pasuruan, Bali, Makassar dan Kendari. Sebaran ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan mata berstandar internasional dengan lebih mudah.
Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics mengatakan, “JEC tidak hanya berupaya menjadi pusat layanan mata terdepan, tapi juga tempat pembelajaran dan lahirnya inovasi berkelanjutan di ranah kesehatan mata Indonesia. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan oftalmologi di Tanah Air.”

