Lanjut Rifky, ada beberapa pemain tidak bisa dipanggil ikut TC untuk hadapi ASBC 2025 karena harus persiapkan diri juga menatap FIBA U16 Asia Cup 2025 di Ulaanbataar, Mongolia, akhir bulan ini.
TC sempat terpotong beberapa saat untuk memberikan kesempatan pemain bersaing di Kejurnas Antarklub di Surabaya. Pemain yang TC di ASBC dipulangkan untuk membela darerahnya. Namun ada juga yang pemain tidak tampil di Kejurnas, mereka tetap berlatih di Jakarta.
“Persiapan tim cukup baik. Baik teknik maupun fisik. Diharapkan pemain bisa tampil baik di ABSC,” jelas Rifky.
“Terkait lawan, tim yang ikut di ASBC cukup berat ada China, Arab Saudi, juga Hongkong. Lalu di Asia Tenggara ada Thailand, Malaysia dan Singapura,” lanjutnya.
Sementara Pelatih Timnas Putri Pelajar Syafiq Ali Mubarak mengatakan bahwa persiapan berjalan cukup baik. Meskipun ada beberapa pemain yang dibutuhkan tidak bisa gabung karena harus memperkuat Timnas U16 untuk FIBA U16 Asia Cup 2025.
“Untuk calon lawan, kami sebenarnya beberapa sudah pernah lihat mereka di Singapura, seperti tim dari China dan Thailand. Targetnya di ASBC ini adalah memberikan yang terbaik, dan usaha mendapatkan medali,” tegas Syafiq.(bam)

