“Saya telah bermain di ADT dan itu menjadi tempat latihan yang bagus bagi saya. Saya pikir saya telah banyak berkembang dan membawa semua pengalaman itu ke turnamen besar ini.”
Vanchai mengungguli rekan senegaranya, Suteepat Prateeptienchai, yang menduduki posisi kedua dengan selisih 1 pukulan. Suteepat yang merupakan juara Asian Tour 3 kali itu mencetak skor 66 (6-di bawah-par), 4 birdie dan 1 eagle dengan tanpa bogey. Peraih Order of Merit ADT 2022 ini berbagi tempat dengan Tanapat Pichaikol yang menyodok ke posisi kedua.
“Hari ini saya merasa sangat baik. Segala sesuatu dalam permainan saya terasa sempurna,” kata Suteepat, yang dalam turnamen Mandiri Indonesia Open 2025 menjadi pemain dengan peringkat tertinggi Official World Golf Ranking. “Lapangan golfnya dalam kondisi yang fantastis. Jauh lebih baik daripada saat kami bermain di sini beberapa tahun yang lalu. Semoga besok saya bisa bermain sebaik ini lagi.”
Sementara itu, dari 35 pegolf tuan rumah yang tampil dalam Mandiri Indonesia Open 2025, Randy Arbenata Muhamad Bintang mencetak skor terendah dari para pegolf nasional lainnya. Pegolf amatir asal Jawa Barat ini membukukan skor 68 (4-di bawah-par). Juara Kejuaraan Nasional Golf Amatir 2025 ini menduduki posisi T13, bersama 8 pegolf lainnya. Bagi Randy, hasil putaran pertama Mandiri Indonesia Open 2025 ini merupakan yang terbaik dalam tiga penampilannya dalam National Open kebanggaan Indonesia tersebut.
