Dalam implementasinya, program ini telah dimulai di 63 titik se-Indonesia dan direncanakan akan diperluas ke 37 titik tambahan dalam waktu dekat, serta 59 titik lainnya pada September mendatang. Hingga akhir 2025, program ini ditargetkan menjangkau 190 titik penyelenggaraan dengan daya tampung lebih dari 15.000 siswa, serta melibatkan lebih dari 2.000 guru dan 4.000 tenaga kependidikan, termasuk wali asrama dan wali asuh.
SRMP 4 Padang menjadi salah satu dari titik pelaksanaan awal yang dipantau langsung oleh Wapres untuk memastikan kesiapan seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari kurikulum, tenaga pengajar, hingga sarana dan prasarana pendukung. Sekolah ini tidak hanya menyediakan pendidikan gratis, tetapi juga menawarkan pendekatan pembelajaran holistik berbasis komunitas dan kesejahteraan sosial, termasuk penyediaan asrama, makan, serta pembinaan karakter.
Pemerintah menargetkan agar Sekolah Rakyat dapat menjadi instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi, meningkatkan mobilitas sosial, dan mencetak generasi muda yang memiliki daya saing tinggi.
