Acara 3rd ICDMM ini terselenggara atas dukungan Pemerintah Australia melalui program SIAP SIAGA.
Sementara, Duta Besar (Dubes) Australia, Roderick Brazier menyampaikan, pemerintahnya berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Indonesia dalam hal ketahanan bencana, pembangunan inklusif, dan pemberdayaan masyarakat melalui Program SIAP SIAGA merupakan kemitraan Australia-Indonesia untuk pengurangan risiko bencana.
“Sumatera Barat berada di garda terdepan dalam manajemen risiko bencana, dan konferensi ini merupakan kesempatan yang tepat untuk berbagi pengetahuan tentang strategi pengurangan risiko bencana,” kata Roderick Dubes Australia.
Roderick mengatakan, Australia bersama BNPB terus mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam hal ketahanan bencana, pembangunan inklusif, dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan pengurangan risiko bencana Indonesia-Australia.
Sekadar diketahui, konferensi internasional mengangkat tema ’Getting Ready for Megathrust’ berlangsung selama dua hari, yaitu pada 29-30 September 2025 di Universitas Andalas.
