Beralih ke Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, karhutla membakar 10 hektar lahan di Desa Sungai Durian, Kecamatan Padang Bolak. BPBD Kabupaten Padang Lawas telah berhasil memadamkan api.
Sebagai antisipasi dan penanganan lebih lanjut terkait karhutla, wilayah ini telah menetapkan status siaga darurat sejak 5 Juni hingga 30 September 2025.
Untuk wilayah Kalimantan Selatan, karhutla hingga 8 September 2025 telah menghanguskan lahan seluas sekitar 780,74 hektar dengan tambahan 14,85 hektar dalam 24 jam terakhir.
Penanganan di wilayah ini mendapat pendampingan langsung dari Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB. Status siaga darurat berlaku sejak 4 Agustus hingga 30 September 2025.
Bencana berikutnya adalah banjir bandang melanda lima desa Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/9). Peristiwa itu mengakibatkan dua orang hilang dan kini masih dalam pencarian.
Kerugian material dari dampak bencana tersebut meliputi 1 rumah hanyut, 2 kantor pemerintahan, 3 ruas jalan tertutup longsor, 2 unit jembatan terdampak, lahan sawah dan perkebunan terendam, ternak yang di gembala pun turut terkena imbas. Hingga kini tim BPBD Kabupaten Nagekeo masih melanjutkan pendataan di lapangan.
