“PICF 2026 tentu akan berbeda dengan PICF tahun sebelumnya, mulai dari juri yang berbeda, tema kelas workshop yang berbeda, serta bertambahnya satu kategori baru yaitu ensemble vocal untuk mengakomodasi kelompok paduan suara kecil.” ujar Avip.
PICF 2026 menargetkan 100 slot paduan suara pilihan yang berhak tampil di atas panggung kompetisi, dengan dua kategori perlombaan. Pertama, school categories terdiri dari Kindergarten, Primary School, Junior High School, dan Senior High School.
Kedua, general categories, yaitu Children’s Choir (9-17 tahun), Mixed Youth Choir level A & B (17-23 tahun), Mixed Choir Level A&B dan Equal Voices (di atas 17 tahun), Folklore, Music of Religion, Pop & Jazz Choir, Gospel & Spiritual (tanpa batasan usia), serta Ensemble Choir.
Juri yang terlibat dalam penilaian peserta PICF 2026 merupakan pegiat paduan suara profesional, berasal dari berbagai negara termasuk Indonesia. Diantaranya Avip Priatna, Rainir Revireino, dan Luciana Dharmadi Oendoen asal Indonesia. Susanna Saw asal Malaysia, Nelson Kwei asal Singapura, Mark Anthony asal Filipina, Lorenzo Donati asal Italia, Ambroz Copi asal Slovenia, Josu Elberdin asal Spanyol, dan Theodora Pavlovitch asal Bulgaria.
