Selain itu, bagi pelajar yang berpartisipasi dalam kompetisi PICF, ajang ini merupakan bagian dari peningkatan keterampilan abad 21, dimana penting dimiliki di era globalisasi. Keterampilan tersebut meliputi Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration, Character, dan Citizenship atau yang disebut 6C.
“Tangguh, berlatih keras, dan disiplin menjadi syarat utama agar bisa tampil dengan performa terbaik di atas panggung kompetisi. Aspek kerja sama, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, karakter yang baik, dan kemampuan menunjukkan identitas diri lewat ajang ini, sangat penting untuk terciptanya kemistri antar anggota tim paduan suara.” ungkap Kenny.
Avip Priatna, pendiri Jakarta Concert Orchestra (JCO), Batavia Madrigal Singers (BMS), dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC), kembali didapuk sebagai Art Director PICF 2026.
Mengusung tema “Sing Together, Rise Together”, PICF 2026 diharapkan menjadi ajang bernyanyi paduan suara yang mengajak setiap peserta untuk bertumbuh dan berkembang bersama dalam konteks sebagai manusia di segala aspek kehidupan.
