IPOL.ID– Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lebak, Banten, menyebabkan permukaan air Bendungan Karian menyusut drastis. Penurunan debit air tersebut mengungkap kembali jejak dua desa yang telah lama tenggelam setelah kawasan itu direlokasi untuk pembangunan bendungan.
Bekas permukiman di Kampung Somang, Desa Sukarame, dan Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, kembali terlihat setelah selama bertahun-tahun tertutup genangan air. Fenomena ini terjadi seiring menurunnya volume air bendungan dalam beberapa pekan terakhir.
Di lokasi, sisa-sisa bangunan rumah, ruas jalan kampung, hingga hamparan sawah dan ladang yang dahulu menjadi sumber mata pencaharian warga kini kembali muncul ke permukaan. Pemandangan tersebut menarik perhatian masyarakat sekaligus membangkitkan kenangan bagi warga yang pernah tinggal di kawasan tersebut.
Bagi para mantan penghuni, kemunculan kembali kampung lama bukan sekadar dampak dari musim kemarau. Fenomena itu menjadi pengingat akan kampung halaman yang harus mereka tinggalkan demi pembangunan Bendungan Karian, salah satu proyek strategis nasional yang berfungsi sebagai penyedia air baku, irigasi, dan pengendali banjir.
