Disampaikan, pepatah lama mengajarkan kita bahwa bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Pasalnya ini sejalan dengan dunia olahraga, di mana kemenangan di lapangan hanya lahir ketika kita bersatu, saling percaya dan bergerak bersama.
“Persatuan itulah yang hari ini kita rayakan. Itulah sebabnya kita mengambil tema Olahraga Satukan Kita,” tutur Deputi Sri.
Menurut Deputi, olahraga telah terbukti menyatukan bangsa ini. Contohnya saat tim nasional bertanding, kita semua bersatu memberikan dukungan tanpa memandang suku, agama ataupun golongan. Pun saat bendera Merah Putih dikibarkan di panggung dunia, jutaan rakyat Indonesia meneteskan air mata haru.
“Inilah kekuatan olahraga, dia melampaui perbedaan dan menjahit keberagaman menjadi kain persatuan,” simpul Deputi Sri.
Selain itu, sambung Deputi, Bung Karno juga pernah berpesan untuk menjadikan olahraga sebagai alat revolusi, yaitu revolusi jiwa dan raga membangun bangsa. Dengan olahraga kita melawan kelemahan, menumbuhkan disiplin dan menegakkan sportivitas yang sejalan pancasila.

