Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Catatan Istimewa Masa Giling Tebu Tahun 2025
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Catatan Istimewa Masa Giling Tebu Tahun 2025
Ekonomi

Catatan Istimewa Masa Giling Tebu Tahun 2025

Farih
Farih Published 19 Sep 2025, 20:11
Share
3 Min Read
Sekjen APTRI bersama Koordinator petanii tebu..
Sekjen APTRI bersama Koordinator petanii tebu. Foto: Ist
SHARE

Atas penyerapan gula petani yang telah dilakukan sebagaimana tersebut di atas, Petani melalui APTRI menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya.

Disampaikan juga oleh Edy Sukamto, agar pemerintah serius mengawal hilirisasi gula dan tetes sebagai bagian vital program percepatan swasembada gula nasional. Sekjend DPP APTRI juga menyoroti lambannya realisasi serapan oleh ID Food yang membuat pedagang enggan menyerap sisa produksi petani.

“Kesepakatan di Bapanas Jakarta jelas, serapan 83.000 ton tahap pertama oleh ID Food dan pedagang harus tuntas. Setelah itu, sisa produksi berikutnya sepenuhnya diambil pedagang. Jika ID Food tidak segera menuntaskan kuota Rp900 miliar untuk petani tebu di bawah PT SGN dalam pekan ini, maka swasembada hanya akan menjadi mimpi,” tegas Edy Sukamto, melalui keterangan tertulis pada Kamis (18/9).

Selain gula, penderitaan petani juga semakin berat akibat anjloknya harga tetes. Dampak dari pembebasan bea masuk impor molases membuat harga tetes jatuh dari Rp2.700–3.000/kg pada 2024, kini hanya Rp900–1.200/kg. Kondisi ini menekan pendapatan petani secara signifikan.

Previous Page123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Giling Tebu
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Dirut PAM PAM Jaya, Arief Nasrudin (kanan). Foto sofian/ipol.id PAM Jaya Kejar Target Pipanisasi 7.000 Km Demi 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2029
Next Article Pengukuhan Program Ekosistem Perguruan Tinggi serta Perjanjian Kerja Sama Penerbitan dan Pengelolaan Kartu Mahasiswa Co-Branding oleh Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho bersama Rektor Universitas Pancasila Adnan Hamid di Gedung Serbaguna Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Foto: Dok BNI BNI dan Universitas Pancasila Luncurkan Kartu Mahasiswa Co-Branding

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260514 WA0113
HeadlineHukum

Kasus Tambang PT AKT, Kejagung Tahan Bos PT CBU

Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Headline
AFC Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Sanksi Tanpa Penonton
14 May 2026, 13:21
Headline
Disorot karena Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf
14 May 2026, 15:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?