IPOL.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi menutup operasi identifikasi korban kecelakaan helikopter BK-117 D3 yang jatuh di Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Proses identifikasi kedelapan korban dinyatakan tuntas pada Sabtu (13/9).
“Setelah seluruh korban berhasil diidentifikasi, operasi DVI kita resmi ditutup atau berakhir,” kata Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko, dikutip Minggu (13/9).
Dari delapan korban, enam di antaranya telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Dua korban lainnya yang baru teridentifikasi masih menunggu proses penjemputan oleh pihak keluarga.
“Kita tinggal menunggu keluarga untuk menjemput korban,” tuturnya.
Dalam proses identifikasi, tim DVI melibatkan berbagai ahli, termasuk ahli gigi, untuk mengungkap identitas korban melalui struktur gigi.
Sementara untuk dua korban terakhir, identifikasi dilakukan melalui tes DNA yang dicocokkan dengan sampel DNA dari pihak keluarga.
Sebagai informasi, helikopter BK-117 D3 milik Eastindo hilang kontak pada Senin (1/9) pukul 08.00 WITA. Pesawat tersebut tengah melakukan penerbangan dari Kotabaru, Kalimantan Selatan menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan delapan orang di dalamnya termasuk kru. (far)
