Setelah menjalani operasi, Herman masih harus melakukan kontrol rutin setiap bulan. Sebagai pasien jantung, ia menerima cukup banyak obat untuk menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil.
Semua kebutuhan itu, mulai dari biaya administrasi, tindakan medis, hingga obat-obatan, sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal ini membuat dirinya merasa sangat terbantu, karena tanpa perlindungan JKN, biaya yang harus ia keluarkan tentu akan sangat besar.
“Setiap bulan itu saya harus datang kontrol ke dokter spesialis penyakit jantung. Terlebih setelah tindakan pemasangan ring jantung. Setelah itu dari dokter pasti diresepkna obat yang cukup banyak, dan semuanya ditanggung JKN. Kalau dihitung-hitung dari tindakan pemasangan ring sampai kontrol, biayanya tidak sedikit. Saya bersyukur telah menjadi peserta JKN, jadi ditanggung semua oleh BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Selain merasakan langsung layanan kesehatan di rumah sakit, Herman juga memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, aplikasi ini sangat membantu peserta, asalkan benar-benar dipelajari cara penggunaannya. Ia merasa lebih mudah ketika ingin mendaftar antrean atau sekedar mengecek informasi layanan administrasi.
