Dalam jangka panjang, rencana revitalisasi 4.000 titik kampung nelayan ditargetkan mampu menciptakan 200 ribu lapangan kerja baru.
“Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” sebutnya.
Sektor kelautan menjadi perhatian lain dengan adanya program revitalisasi tambak di kawasan Pantura seluas 200 hektare. Inisiatif ini diperkirakan dapat menyerap hingga 168 ribu pekerja.
Tak berhenti di situ, upaya modernisasi kapal nelayan juga menjadi agenda penting.
“Ini ada 1.000 kapal nelayan. Ini diperkirakan bisa menciptakan 200.000 lapangan kerja baru. Dan juga ada kapal 30 GT, 150 GT dan unitnya untuk KN Koperasi Merah Putih, 30 GT 1.000 unit, 150 GT 200 unit, 200 GT 200 unit, 300 GT 170 unit, 600 GT 10 unit, 2.000 GT 2 unit untuk pelaku usaha existing BUMN atau Jaladri,” paparnya.
Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga mendorong program perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan.
