Di final Korea Open, Minggu (28/9), Jonatan akan menghadapi Anders Antonsen atau Chou Tien Chen.”Besok saya mau menikmati pertandingan, menikmati final kedua saya. Tapi saya juga akan melakukan yang terbaik, berusaha semaksimal mungkin dengan apa yang saya bisa,” tandasnya.
Bagi Alwi Farhan, laga melawan Jonatan Christie merupakan mimpi yang terwujud. Karena, Jonatan Christie merupakan pebulu tangkis idolanya.
“Pertandingan ini menjadi titik yang penting di perjalanan karier saya. Tidak selalu mulus, banyak pelajaran yang sangat berharga,” tuturnya.
“Pertama kali merasakan melawan senior sekaligus idola. Saya belajar bagaimana bisa lebih, bisa membalikkan pikiran ketika tertekan, lebih bisa konsisten jaga fokus, bisa lebih menikmati suasana dan kondisi di lapangan.”
Meski senang melawan idola dan lolos ke semifinal, Alwi mengaku belum puas atas pencapaiannya itu. “Cukup senang bisa ke semifinal Super 500 pertama kali tapi belum puas pastinya. Masih banyak target-target yang mau dicapai dan saya akan terus memperbaiki diri, meningkatkan performa,” pungkasnya. (bam)
