Senada, Pendiri Pondok Pendawa, Imam Safe’i, menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata terbukanya akses pendidikan tinggi bagi semua anak bangsa.
“Anak-anak muda dari pelosok negeri, termasuk daerah 3T, bisa menembus perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana. Inilah bukti pesantren berperan sebagai motor mobilitas sosial dan peradaban,” tegasnya.
Wisuda juga menjadi momentum silaturahmi antara santri, wali santri, para dosen, serta pengasuh pondok. Hadirnya para lulusan ini diharapkan memberi inspirasi bagi santri-santri lain agar terus menempuh pendidikan setinggi mungkin tanpa meninggalkan akar keislaman dan nilai kepesantrenan. (ahmad)
