“Banyak masyarakat yang berharap, ijazah itu bisa segera diterima. Sehingga mereka bisa melamar pekerjaan. Tentu itu akan membantu dalam peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di keluarga masing-masing,” katanya.
Anggota Komisi E DPRD DKI dari PKS, Subki menekankan perlunya percepatan realisasi terhadap program tebus ijazah siswa dan siswi di Jakarta.
Menurutnya, jika pemprov DKI menawarkan program tebus ijazah. Tentunya, kata dia alokasi anggaran dalam menopang program tersebut sudah dipersiapkan secara matang.
“Kadis pendidikan jangan lagi menunda-nunda. Segera bagikan ijazah masyarakat. Karena ijazah memiliki pengaruh besar terhadap masa depan, baik di dunia kerja atau pun kehidupan pribadinya,” ujarnya. (Sofian)
