Selain itu, untuk menghidupkan kembali aktivitas di pasar, Perumda Pasar Jaya juga menghadirkan fasilitas olahraga di 19 pasar, di antaranya, lapangan futsal, badminton, hingga mini soccer. Sehingga pasar dapat berfungsi tidak hanya sebagai pusat transaksi jual-beli, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan aktivitas masyarakat.
Fahrizal menegaskan, komitmen perusahaan dalam memperkuat peran pasar tradisional.
“Kami berupaya menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern tanpa kehilangan jati diri. Melalui revitalisasi dan pembangunan, pedagang dan masyarakat dapat menikmati pengalaman berbelanja lebih nyaman, bersih, dan aman. Dengan begitu, pasar diharapkan kembali jadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Fahrizal.
Sejumlah pasar pun telah selesai pembangunan dan diresmikan. Dia menyebutkan, awal tahun 2024, Perumda Pasar Jaya tengah meresmikan Pasar Jatirawasari, Jakarta Pusat dan Pasar Cilincing, Jakarta Utara.
Sementara, pada tahun 2025, pembangunan dan revitalisasi Pasar Hexagon, Pasar Sumur Batu, Pasar Kalideres, serta Pasar Kombongan telah rampung. Dilanjutkan dengan rencana peresmian Pasar Kombongan pada tahun ini.
