“Saya tuh enggak dendam sama Anies. Yang dikasih nilai 11 itu enggak apa-apa, malah emak-emak jadi kasihan,” ungkap Prabowo disambut tawa kader PKS.
Lebih lanjut, Prabowo menilai dinamika panas dalam debat merupakan hal wajar agar menarik perhatian publik. Namun, setelah pilpres usai, menurutnya kontestasi politik tidak perlu lagi dibicarakan.
“Yang lewat, lewat. Kita bersatu sekarang untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menko Polhukam Djamari Chaniago, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menaker Yassierli, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono.
Sebagai informasi, PKS kini resmi bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah setelah Prabowo terpilih sebagai Presiden 2024–2029, meski sebelumnya mendukung pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar. (*)
