Dalam THB itu cabang olahraga tinju memperebutkan 17 medali emas dengan mempertandingkan 9 kelas putra dan 8 kelas putri. Pertandingan tinju akan digelar di Thailand Internastional Trainning Centre, Bangkok, Thailand, 10-19 Desember 2025.
Tidak hanya itu saja, PERBATI yang sudah resmi menjadi anggota NOC Indonesia dan WB dan AB tersebut bisa mengirimkan petinju Indonesia yang bakal tampil di Asian Games Nagoya 2026 dan babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 serta kalender single event resmi AB dan WB.
Kini, PERBATI harus menjawab tantangan berat untuk bisa membangkitkan tinju amatir Indonesia yang sudah 20 tahun tidak mengirimkan wakilnya pada Olimpiade. Terakhir, Indonesia mengirimkan petinju Bonyx Saweho di Olimpiade Athena 2004.
Di era keemasannya,Indonesia pernah melahirkan Ferry Moniaga yang merupakan juara Asia 1980 dan peringkat 5 Olimpiade Munich 1972, Frans Van Bronkhorst (Juara Asia di Bangkok 1973), Wiem Gommies (Medali Emas Asian Games Bangkok 1970, Juara Asia di Teheran 1971, Medali Emas Asian Games Bangkok 1978), Pino Bahari (Medali emas Asian Games Beijing 1990), Albert Papilaya (Perempatfinalis Olimpiade Barcelona 1992 ), dan La Paene Masara (Perempatfinalis Olimpiade Atlanta 1996). *(bam)
Presiden Asian Boxing Kirim Klarifikasi dan Tegaskan Akui PERBATI Pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha

