“Kami akan berangkat lewat jalur udara ke Kupang. Dari Kupang ke Ende menggunakan pesawat kecil atau kapal laut. Mudah-mudahan di sana ada dua erupsi gunung, Lewotobi dan Lewotolok, semoga tidak erupsi,” harap Suharyanto.
Selanjutnya, tim yang diberangkatkan tidak hanya personel saja, namun dukungan lain seperti logistik dan perlengkapan yang secara umum dibutuhkan selama masa tanggap darurat juga disertakan. Tidak menutup kemungkinan, BNPB juga akan melengkapi segala kebutuhan lainnya sesuai hasil asesmen di lapangan.
“Tak hanya bawa badan tapi juga logistik. Ini sedang dikumpulkan sedang asesmen kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan. Tapi tentu saja logistik dasar permakanan, pakaian, matras, tenda dan lain sebagainya,” pungkas Suharyanto. (Joesvicar Iqbal)

