IPOL.ID – Upaya penanganan darurat bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (8/9/2025) terus dimaksimalkan hingga Rabu (10/9/2025).
Sinergi antar lintas OPD terkait mulai membuahkan hasil lebih baik. Hari ini, tim pencarian dan pertolongan gabungan kembali menemukan satu dari lima orang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kondisi tidak bernyawa.
Penemuan jasad tersebut sekaligus menambah jumlah korban meninggal dunia menjadi empat orang. Sehingga jumlah warga masih dinyatakan hilang kini menjadi empat orang. Tim gabungan terus berupaya memaksimalkan operasi SAR dengan tetap memastikan kondisi lapangan dan cuaca demi keselamatan dan keamanan.
Hasil perkembangan kaji cepat di lapangan, banjir dipicu faktor cuaca ditambah topografi berupa lereng perbukitan sampai pesisir ini berdampak pada 14 desa di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Mauponggo, Kecamatan Nangaroro, dan Kecamatan Boawae.
Dilaporkan kerugian materil mencakup satu rumah hanyut, dua kantor terdampak, tiga ruas jalan tertutup longsor meliputi satu jalan provinsi dan dua jalan kabupaten, dua jembatan rusak, serta lahan pertanian dan ternak yang terdampak. Data kerusakan lainnya masih dalam proses pendataan.
