IPOL.ID-Pekan penentuan babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring pada 15-17 Mei lalu usai berakhir dengan penuh drama.
Dalam pertarungan hidup-mati memperebutkan enam tiket terakhir menuju Grand Finals sekaligus menghindari jurang degradasi, nasib berbeda dialami oleh perwakilan Indonesia. EVOS Divine sukses membungkam keraguan publik dengan mengamankan tiket terakhir, sementara ONIC harus memupus mimpinya untuk kembali angkat piala di Vietnam. Adapun, Shadow Esports harus terdegradasi ke kompetisi domestik.
EVOS Divine menjadi satu-satunya tim Indonesia yang berhasil bertahan di zona aman dan memastikan diri lolos ke Grand Finals, menyusul Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu yang telah lebih dulu mendapatkan tiket di pekan ketiga. EVOS Divine lolos dengan mengakhiri pertandingan di peringkat ke-6 dengan total 211 poin, unggul 24 poin di atas Heavy di peringkat ke-7. Hasil ini sudah cukup mengantarkan sang juara Esports World Cup (EWC) 2025: Free Fire ke Ho Chi Minh City, Vietnam.
