Persaingan semakin panas karena Rasyah dan timnya harus mendapatkan persaingan ketat dari sejumlah tim Vietnam, seperti P Esports, HEAVY, dan WAG. Bahkan pada hari terakhir, EVOS Divine sempat terlempar dari posisi enam besar dan berada di ambang eliminasi. Momentum akhirnya berpihak kepada EVOS Divine setelah HEAVY yang berpotensi menggusur mereka, justru tereliminasi lebih awal pada dua game terakhir. EVOS Divine pun berhasil mempertahankan posisi keenam klasemen akhir dengan total 211 poin.
“Alhamdulillah, EVOS Divine berhasil membuktikan kalau tim ini layak lolos ke Grand Finals. Musim ini menjadi pelajaran yang sangat besar buat saya dan seluruh pemain. Status kami sebagai juara dunia EWC 2025 ternyata tidak membuat perjalanan tim menjadi mudah. Masih banyak kesalahan yang harus kami perbaiki dan itu tidak boleh terulang di Grand Finals nanti. Terima kasih untuk seluruh EVOS Fams yang terus mendukung kami, dan nantikan gebrakan EVOS Divine di panggung Final,” ujar Pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid (EVOS RASYAH).
