“Saya sudah lihat di media sosial, tapi saya tidak tahu di mana di busur,” jelasnya.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir kawasan Tallo memang kerap dilanda aksi tawuran antarkelompok warga. Bahkan, Polrestabes Makassar bersama pemerintah setempat sempat menggelar kegiatan Kopi Kamtibmas di Jalan Kandea III, Tallo, Senin malam, sebagai upaya meredam konflik. Namun, kegiatan tersebut belum usai ketika bentrokan kembali pecah antara kelompok Layang dan Lorong 148.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah insiden panah yang menimpa korban berkaitan dengan rentetan tawuran yang kerap terjadi di wilayah Tallo.(Vinolla)
