“Indonesia benar-benar menjadi surga bagi pelaku impor nakal yang merusak sistem ekonomi nasional,” ujarnya geram.
Politikus asal fraksi PAN itu menambahkan, praktik penyelundupan semacam ini tidak hanya memukul petani dan pelaku usaha kecil, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap tata kelola perdagangan nasional.
Untuk itu, Labib menegaskan bahwa penindakan tegas harus menjadi prioritas. Ia mengaku telah menyerahkan laporan lengkap, termasuk data pelaku dan jalur distribusi, kepada Kementerian Perdagangan untuk segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin agar pelaku-pelaku seperti ini diberantas sampai ke akarnya,” tandasnya.
Sementara itu, para petani durian lokal berharap pemerintah segera turun tangan agar aroma manis durian Indonesia tidak kalah oleh pahitnya praktik impor ilegal.(Vinolla)

