Lebih lanjut, dalam arahannya, Langgeng menegaskan pentingnya internalisasi jati diri bangsa Indonesia sebagai bekal moral bagi setiap personel. Langgeng menyebut karakter yang berakar pada nilai iman dan kemanusiaan menjadi kunci untuk membawa citra baik Indonesia di misi perdamaian dunia.
“Karakter yang baik akan membawa kebaikan dan dampak positif di mana pun kita berada. Cinta tanah air harus menjadi fondasi persatuan dan menjadi modal bagi Indonesia untuk hadir sebagai contoh perdamaian bagi dunia,” tegasnya.
Langgeng juga menegaskan bahwa nilai keimanan dan kemanusiaan harus menjadi landasan etis bagi setiap personel FPU dalam melaksanakan tugas.
“Solusi pemecahan masalah bangsa adalah melalui rekonstruksi nasionalisme, yakni mengembalikan makna sejati mencintai tanah air Indonesia,” tuturnya.
Diharapkan, keberangkatan FPU 7 Minusca ini tidak hanya memperkuat kontribusi Indonesia dalam misi kemanusiaan PBB, tetapi juga membawa nilai luhur bangsa sebagai duta perdamaian di kancah internasional. (ahmad)
