“Kalau dilihat sejarahnya, Ibu Atalia sangat concern dan perhatian dengan pesantren sejak beliau menjadi ibu wali kota dan ibu gubernur. Apresiasi dan perhatian beliau sangat luar biasa dalam kerja sama dengan pondok pesantren,” ujar Ahmad.
Ia juga mengingatkan kontribusi Atalia dalam memperjuangkan KH.Abdul Chalim, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Majalengka sebagai pahlawan nasional pada 2023.
“Itu artinya, salah satu bentuk kecintaan beliau kepada para kiai,” tambahnya.
Menanggapi isu yang beredar terkait pernyataan Atalia tentang pesantren, Ahmad Haedar meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Sebagai tokoh agama, kita harus bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam merespons sebuah informasi, serta betul-betul bisa mengantisipasi berita yang tendensius dan tidak jelas kebenarannya,” kata Ahmad.
Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu melakukan tabayun atau klarifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi terkait tokoh publik maupun lembaga keagamaan.(Vinolla)

