Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bila Pesantren Berkebun Melon Premium dari Hasil Riset UGM
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Bila Pesantren Berkebun Melon Premium dari Hasil Riset UGM
Ekonomi

Bila Pesantren Berkebun Melon Premium dari Hasil Riset UGM

Setelah ada pendampingan dari UGM, hasil panen yang seluruhnya melon hampir pasti meningkat mencapai 90%, bahkan lebih.

Timur
Timur Published 25 May 2026, 15:34
Share
4 Min Read
Melon hasil riste UGM yang diaplikasikan pesantren. Foto: Dok UGM
Melon hasil riste UGM yang diaplikasikan pesantren. Foto: Dok UGM
SHARE

IPOL.ID – Pagi itu sinar matahari belum sepenuhnya menjamah tanah, tetapi seorang pakar hortikultura sekaligus akademisi Fakultas Pertanian UGM telah menyapa sulur-sulur melon di greenhouse milik Pondok Pesantren Modern Yatim dan Dhuafa Madania. Sejak tahun 2022, Agus Budi Setiawan, bekerja sama dengan pengelola pondok dan para santri guna mengaktivasi fasilitas hasil hibah yang berdiri di depan bangunan bekas puskesmas di Banguntapan, Bantul, D.I. Yogyakarta. Di tahun 2026, pondok pesantren tersebut berhasil capai kemandirian finansial dari hasil penjualan melon yang dipanen setiap dua setengah bulan sekali.

Tahun 2021, Pondok Pesantren Madania mendapatkan hibah, sebuah unit greenhouse seluas 20 kali 25 meter yang terletak tidak jauh dari lingkungan pondok, sekitar 1 kilometer ke arah utara. Menyambut kesempatan yang baik itu, pengelola pondok memanfaatkan fasilitas untuk menanam sayuran dan buah melon melihat potensi pasar yang menjanjikan. Akan tetapi, bekal semangat bertani saja tidak cukup untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Keterbatasan pengetahuan terhadap sistem pertanian modern dan pengalaman mengelola greenhouse membuat hasil panen belum optimal, bahkan cenderung defisit yang menyebabkan pembengkakan biaya operasional. “Hasil panen sayuran dan melon kami ketika itu hanya sekitar 30-50% persen saja. Tetapi, setelah ada pendampingan dari Pak Agus, hasil panen yang seluruhnya melon hampir pasti mencapai 90%, bahkan lebih,” ujar Wildan, salah satu Tim Operasional Greenhouse Madania, Jumat (22/5).

Dari rekan seperjuangan semasa masih menjadi mahasiswa di Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian UGM, Agus terhubung dengan pihak pengelola  pondok. Sejak saat itu, ia menginisiasi kerja sama  untuk mengoptimalisasi keberadaan greenhouse. Proses yang dijalani pun tidak singkat, mulai dari transfer knowledge, meramu pupuk, operasional budidaya di greenhouse, hingga proses kawin sampai mendapatkan varietas yang diinginkan. Kini, Greenhouse Madania telah mencapai swasembada benih dan berhasil menekan biaya produksi hingga jutaan rupiah untuk membeli benih dari luar. Sebagai pakar pemuliaan tanaman, Agus melihat Greenhouse Madania bukan hanya sebatas laboratorium tetapi juga aset bagi pertumbuhan komoditas. Ini akan menjadi kanvas yang membantu masyarakat meraih pemberdayaan secara mandiri. Fokus riset komoditas melon yang telah digagas sejak tahun. “Kami memandang greenhouse bukan sebatas wujud fisik bangunan, tetapi aset berharga dalam proses pemuliaan tanaman. Siklus tanaman yang hanya bisa dipanen 2 kali dalam setahun, sekarang bisa dipanen hingga 4 kali,” pungkasnya.

Diketahui, sekitar 1.300 buah melon yang dihasilkan dalam sekali panen, hampir seluruhnya telah resmi diklaim dan dimiliki konsumen. Pendampingan yang rutin dikawal sejak tahun 2022 itu membuat para santri telah mampu mengelola operasional secara mandiri. Agus menyebutkan, aktivitas ‘menyapa melon’ yang setiap pagi ia lakukan sebelum berangkat ke kampus dulu telah menyusut seiring berkembangnya kemampuan adaptasi dan regenerasi pengetahuan di kalangan santri. Ketika terdapat hal yang perlu dikonsultasikan atau kasus yang baru muncul, mereka cukup berkoordinasi melalui layar kaca. Monitor jarak jauh tersebut menandakan keberhasilan pendampingan yang selama hampir 5 tahun ini secara konsisten dilakukan.

Baca Juga

Reaktor nuklir Kartini
RI Kembangkan Desain Reaktor Nuklir Kecil untuk Dukung Transisi Energi
Menag Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Pesantren Benteng Utama Lindungi Anak dari Ancaman Digital

KH. Suyanta, selaku pengelola Pondok Pesantren menyampaikan keberhasilan greenhouse yang turut dirasakan oleh pondok pesantren. Perubahan paling signifikan dirasakan pada aspek efisiensi ekonomi. Pondok pesantren tidak lagi sepenuhnya bergantung pada donatur dan lembaga sosial untuk bertahan. Lebih lanjut, Suyanta juga menyebutkan pengetahuan pertanian teknis yang kini telah dikuasai oleh tim operasional, seperti kemampuan meramu pupuk, breeding benih untuk menghasilkan bibit mandiri, dan kemampuan operasional greenhouse.

Greenhouse Madania menjadi bukti manisnya pengabdian dan hasil riset yang dirawat dan diterapkan secara konsisten untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: agro, kisah sukses, melon, melon premium, Pesantren, rekayasa genetika, UGM
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article LAM Bareskrim Polri Umumkan Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Benarkah Ada Unsur Sabotase?
Next Article gedung merah putih yudha Penyidikan Korupsi Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub

TERPOPULER

TERPOPULER
perpisahan emosional mohamed salah di anfield liverpool ditahan brentford 1 1 25052026 054505
HeadlineOlahraga

Penuh Haru Laga Perpisahan Moh Salah, Liverpool Ditahan Brentford

Telkom
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
25 May 2026, 13:46
HeadlineOlahraga
Media Prancis Soroti Layvin Kurzawa Juara Bersama Persib Bandung
25 May 2026, 11:33
Ekonomi
Kementerian ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Gangguan Sistem Kelistrikan Sumatera
25 May 2026, 14:56
HeadlineJabodetabek
Ingin Kuasai Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas
25 May 2026, 09:14
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?