Terkait apakah nantinya dalam Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025 bertujuan melebur kepengurusan Bamus Betawi dan Bamus Kaum Betawi 1982. Ketum Perkumpulan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi itu berharap perbedaan yang ada bisa disatukan dalam satu wadah, yakni Majelis Kaum Betawi.
“MKB ini adalah payung dari semuanya. Soal perbedaan boleh aja. Tapi tadi justru disini kita cari persamaannya,” tandasnl pensiunan Jenderal Bintang dua itu.
Ketua Majelis Kaum Betawi, Marullah Matali mengungkapkan Kongres Kaum Betawi 2025 merupakan usulan dari tokoh-tokoh Betawi dalam menghadapi Jakarta menjadi kota global. Dengan mengedepankan kekompakan kaum Betawi di Jakarta.
“Hari ini kita laksanakan Kongres dan hasilnya akan kita sampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur. Yang paling penting dalam Kongres ini adalah mengokohkan kembali kekuatannya betawi di Jakarta. Khususnya bagi anak betawi, anak Jakarta di kotanya sendiri dalam memberikan dukungan sebesar-besarnya bagi pemerintah pusat dan Pemprov DKI,” katanya.(sofian)
