Senada, Wakil Kepala BPKP, Agustina Arumsari, mendorong seluruh APIP untuk bertransformasi dari sekadar pelaksana pengawasan menjadi mitra strategis manajemen dalam meningkatkan kinerja organisasi.
“APIP harus memperkuat kapabilitasnya dengan menginternalisasikan manajemen risiko, termasuk risiko kecurangan, memastikan independensi dan objektivitas auditor, serta melaksanakan pengawasan berbasis risiko secara konsisten,” ungkap Agustina.
Sementara, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Setya Nugraha menyoroti dampak strategis pembaruan peningkatan kapabilitas APIP bagi Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/D) maupun pembangunan nasional.
“APIP yang kapabel mampu memberikan rekomendasi berkualitas, mendukung keberhasilan pencapaian tujuan organisasi, serta meningkatkan reputasi dan kredibilitas K/L/D,” jelas Setya.
Dia juga menegaskan bahwa peningkatan kapabilitas APIP berperan penting dalam mendukung akuntabilitas pembangunan nasional. Melalui workshop ini, BPKP menegaskan pentingnya pembaruan model kapabilitas APIP agar pengawasan intern menjadi lebih substantif, relevan, dan berdampak.
