“Tentu kami sudah mempelajari peta kekuatan lawan. Hampir semua atlet yang bergabung di pelatnas adalah pemain berpengalaman di level dunia dan Asia Tenggara, hanya dua orang yang benar-benar debutan. Mereka semua bekerja keras demi Merah Putih,” lanjutnya.
Sementara itu, CdM Bayu juga menyoroti keunikan e-sports sebagai cabang olahraga yang tumbuh dari hobi menjadi profesi prestisius. Menurutnya, dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum positif ini.
“Ini olahraga yang sangat menarik. Saya sempat mencoba dan ternyata esports bukan sekadar bermain, tapi permainan strategi dan fokus atau a mind game. Ini fenomena baru dalam dunia olahraga: sesuatu yang berawal dari hobi kini bisa mengharumkan nama bangsa di kompetisi dunia,” kata Bayu.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan stakeholder untuk mendukung perjuangan atlet e-sports Indonesia. Mereka sudah berlatih keras, disiplin, dan penuh dedikasi. Kami di tim CdM akan memastikan seluruh kebutuhan dan fasilitas terpenuhi, agar mereka bisa fokus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tegasnya. (bam)
