IPOL.ID – Utusan Khusus Presiden RI, Prabowo Subianto, Komandan Timsus 08, Fauka Noor Farid membantah bahwa Prabowo telah menghina profesi wartawan dan LSM saat menyampaikan pidato di Harlah PKB, pada Kamis (24/7/2026).
Fauka menegaskan, pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut bahwa saat ini Londo Ireng telah berkamuflase menjadi wartawan dan LSM bukan ditujukan sebagai penghinaan profesi dan kelompok.
Melainkan ingin menjelaskan intelijen asing yang berupaya mengusik kedaulatan Indonesia dari bayang-bayang melakukan tugasnya dengan cara menyamar menjadi kelompok tertentu.
“Intelijen asing itu kalau mau mencari informasi di suatu negara penyamaran yang paling mudah dengan menjadi jurnalis dan LSM,” ujar Fauka kepada wartawan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026) sore.
Alasannya karena dalam menjalankan tugasnya jurnalis memiliki akses untuk masuk ke dalam lingkungan pemerintahan, masyarakat, dan mencari beragam informasi terkait lainnya.
Akses itu membuat banyak intelijen yang berpura-pura menjadi seorang wartawan untuk menjalankan tugasnya saat mencari informasi tentang suatu negara, atau hal-hal terkait lainnya.
