IPOL.ID – Ormas Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) dan Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (Fabem), beberapa purnawirawan, bersama 100 an ormas/LSM lainnya, menyerukan Konsolidasi Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi. Menyongsong Indonesia emas 2045, mendesak perlunya lembaga negara yang berintegritas dan amanah, serta penegak hukum yang bersih dan tegas.
“Kita tabuh genderang perang melawan korupsi, tuntut hukuman mati, tuntaskan aturan perampasan aset bagi para koruptor,” ujar Chandra Gautama, mewakili Ketua Umum perkumpulan Ormas WIB pada Sabtu (25/09/2025). Chandra bersama ratusan elemen masyarakat menyerukan pemikiran dan komitmen bersamanya di Gedung Juang Jakarta.
Dikatakan dia, konsolidasi ini digelar mengingat penyakit korupsi ini sudah kronis dan akkut, sehingga harus diobati dengan cara diamputasi. “Usut tuntas para koruptor, tangkap dan penjarakan. Bila perlu berlakukan hukuman mati seperti di negara lain, agar jera!” tegasnya.
Zaenudin Arsad, dari FABEM melalui pernyataan bersamanya menegaskan bahwa korupsi harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Hal tersebut bisa dilakukan apabila semua lembaga negara menegakkan kepentingan rakyat banyak dan bebas dari kepentingan segelintir kelompok/orang dan oligarki. “Tegakkan kepentingan yang berpihak pada rakyat, harus amanah, bangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat,” kata Arsad.
