Dalam orasinya, beberapa elemen juga menyerukan kesadaran gerakan literasi nasional. Masyarakat sejauh ini terus dibodohi, buta politik dan dibuat tidak merdeka terhadap pilihan. Orasi dan aksi sangat penting, namun demikian pendidikan politik bernegara melalui gerakan literasi nasional, dinilai mampu menjadikan Indonesia lebih cerdas dan berintegritas.
Dihubungi terpisah, Siti Fatimah, pembina FABEM yang juga merupakan Ketua Umum Perkumpulan WIB menilai harus ada kepemimpinan yang tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, RI 1 harus membabat habis para koruptor dengan cara mendorong legislatif dan yudikatif bersama-sama membuat kebijakan yg anti korupsi.
“Jangan lama-lama bergerak, rakyat sudah tidak bisa menunggu. Bereskan RUU perampasan aset secepatnya. Prabowo dipertaruhkan jabatannya kalau tidak bisa berantas korupsi,” tutup Siti Fatimah. (tim)
