Memasuki set kedua, TNI AU Electric bangkit dan memberikan perlawanan yang jauh lebih ketat. Jual beli serangan terjadi hingga pertengahan set. Namun, ketenangan dan variasi serangan Petrokimia kembali menjadi pembeda. Beberapa kesalahan sendiri dari pemain TNI AU di momen-momen krusial membuat keunggulan kembali berpihak ke Petrokimia, yang akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 25-13.
Di set ketiga, dominasi Petrokimia semakin terlihat. Kendali permainan berada di tangan tim Gresik. Blok rapat dan efektivitas serangan Petrokimia membuat defense TNI AU Electric Putri kewalahan. Meskipun tim asuhan Alim Suseno sudah mencoba berbagai upaya, konsistensi anak asuh Ayub Hidayat dalam menjaga momentum membuat mereka tak terbendung, menutup set ketiga dengan 25-13, sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.
Usai pertandingan pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, menyatakan kepuasannya atas performa tim lapisnya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Petrokimia.
