Geliat kebangkitan Jonatan terlihat pada gim kedua. Jonatan tampak bisa mendikte permainan Shi Yu Qi dan membukukan keunggulan 5-0.
Tak mau tertinggal lebih jauh dari Jonatan, Shi Yu Qi yang pernah menjadi kampiun di Denmark Open pada tiga tahun silam berupaya keluar dari tekanan.
Shi Yu Qi bisa meraih poin dan mendekati angka yang dikumpulkan Jonatan, namun skor bukan berarti menjadi imbang karena Jonatan juga bisa membukukan poin dan memimpin 11-6 pada interval gim kedua.
Jonatan berupaya mempertahankan ritme permainan yang membuat Shi Yu Qi kelimpungan. Shi Yu Qi yang kerap membuat kesalahan sendiri membuat poin Jonatan terus melaju kencang.
Selain memanfaatkan kesalahan Jonatan, Shi Yu Qi belum bisa menemukan formula tepat untuk meredam pebulutangkis tunggal putra nomor satu Indonesia itu.
Jonatan menang 21-15 pada gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim ketiga.
Angin kebangkitan Jonatan masih terasa pada gim ketiga. Permainan jebolan PB Tangkas itu terus membuat Shi Yu Qi tertekan dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.
