“Itu mungkin ada keteledoran, tapi kita harus tetap bersyukur. Program MBG ini adalah program Presiden yang sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak,” kata Asep, Selasa (21/10/2025).
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan, termasuk memeriksa dapur penyedia makanan serta rantai distribusinya.
“Tim Satgas sudah turun untuk meninjau lokasi, melakukan survei, termasuk ke dapurnya. Kami akan pastikan ada evaluasi agar hal seperti ini tidak terulang,” tambahnya.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigunung, Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi, juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian yang viral tersebut.
“Kami ingin memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang viral tentang penemuan plester di tahu goreng,” ujar Hana dalam keterangannya.
Hana menjelaskan bahwa pihak yang mengunggah video telah datang dan bertemu langsung dengan pihak SPPG, serta barang bukti sudah diamankan. Ia menegaskan bahwa masalah ini telah diselesaikan secara baik, dan pihaknya segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi makanan di dapur.

