“Masalah ini sudah clear, kami sudah bertemu dengan pihak yang bersangkutan. Barang bukti ada di kami. Kami juga akan mengevaluasi kesalahan di dapur dan menekankan agar lebih berhati-hati ke depannya,” jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah pusat yang mulai diterapkan secara bertahap di berbagai daerah pada 2025. Tujuan utamanya adalah meningkatkan gizi anak-anak sekolah dasar dan menekan angka stunting melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi di sekolah-sekolah.
Di Kabupaten Sukabumi, program ini telah menjangkau ratusan sekolah dasar dan dikelola melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiap kecamatan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memperketat pengawasan kualitas makanan, mulai dari bahan baku, proses masak, hingga distribusi ke sekolah. Insiden di Cisaat ini menjadi peringatan penting bagi pelaksana program agar menjaga standar higienitas dan keamanan pangan.
“Kami akan terus evaluasi pelaksanaan MBG agar ke depan tidak ada lagi kelalaian seperti ini. Program ini sangat penting untuk masa depan anak-anak,” pungkas Asep.(Vinolla)

