Ia menyampaikan, salah satu masukan penting dari Dekopin adalah perlunya pembinaan terhadap 1.552 pelaku koperasi yang sudah terbentuk di seluruh wilayah Provinsi Banten.
“Pelibatan Dekopin daerah juga harus kita maksimalkan. Mereka bisa menjadi mitra strategis dalam membina koperasi agar bisa berperan nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Gubernur menilai koperasi harus dilibatkan dalam rantai pasok ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah sedang mempersiapkan pembangunan pusat-pusat distribusi dan kawasan pergudangan yang dapat dikelola oleh koperasi.

“Di Provinsi Banten ini banyak kawasan pergudangan. Itu menandakan industri logistik kita berkembang. Koperasi bisa menjadi pelaku yang menjamin pasokan bahan kebutuhan pokok di Provinsi Banten,” jelas Andra Soni.
“Ini berbicara soal supply dan demand. Demand kita tinggi, supply harus dijaga supaya inflasi tetap stabil dan ekonomi tumbuh,” sambungnya.
Selain itu, Andra Soni menyoroti potensi sektor perairan dan pertanian yang masih bisa dikembangkan melalui koperasi. Ia menilai keberadaan cold storage bagi nelayan serta penguatan hortikultura akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
