Sementara itu, Indonesia sebagai tuan rumah mampu menempatkan diri di posisi ke-14 klasemen perolehan medali dengan raihan 2 perunggu.
Pada pertandingan Sabtu, Indonesia menambah lagi perunggu melalui Amelia Devy dari kelas +80kg Sport Putri. Sedangkan perunggu pertama Indonesia disumbangkan oleh Handezka Vaktorias dari kelas 64 kg Combat Junior putra.
Menanggapi dominasi FIAS1 pada kejuaraan ini, Kepala Pelatih Tim Putri FIAS1, Martynov Mikhail dengan tersenyum menyatakan, semua orang tahu FIAS1 merupakan personifikasi dari Rusia. “Dan orang tetap tahu Rusia sangat tangguh dan kuat di sambo. Ini karena perjalanan panjang sejarah olahraga sambo di negara kami. Kini semua sambo sangat populer di negara kami dan dapat dikatakan, setiap orang Rusia lahir untuk sambo,” kata Martynov.
Selain itu, kata Martynov, persiapan yang dilakukan para atlet Rusia tidak pernah berhenti. Hampir setiap hari menjadi latihan sambo bagi mereka. Dengan demikian ketika menghadopi suatu kejuaraan internasional, negara itu tidak mengalami kesulitan mendapat atlet yang bagus dan siap tempur.

