Di kelas -80 kg, Nabila Ramadhani yang kalah dari Madina Suleimanova (FIAS1) di babak pertama juga harus mengakui keunggulan Eka Zamtarashvili (Georgia) di repechage.
Pelatih Indonesia Yusmin Johan berharap keberhasilan Handezka merebut perunggu bisa menjadi motivasi atlet Indonesia lainnya untuk meraih medali. Terutama menunjukkan penamlpilan yang maksimal.
Yusmin menilai masih banyak kekurangan pada atlet Indonesia yang perlu diperbaiki. Begitu juga para atlet masih kurang jam terbang.
“Masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Begitu juga jam terbang
Beruntung ada kejuaraan ini sehingga anak-anak bisa memetik pengalaman bertanding internasional,” kata Yusmin.
“Hasil 1 medali perunggu sudah bagus. Apalagi, atlet sambo Indonesia masih kurang pengalaman bertanding internasional. Semoga medali perunggu Handezka jadi pemicu atlet sambo lainnya meraih prestasi yang lebih baik,” timpal Manajer Timnas Sambo Indonesia, Nurfirmanwansyah.
Demikian hasil pertandingan hari pertama Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 hingga pukul 14.00 WIB. Selanjutanya akan dilanjutkan dengan persiapan upacara pembukaan yang dilaksanakan di tempat yang sama pukul 19.00 WIB. (bam)
